Hal itu dibuktikan oleh Beatrix Purba, gadis cilik berusia 7 tahun 11 bulan yang mewakili Indonesia di ajang Cochlear Got Talent tingkat Asia Pasifik. Beatrix Purba sebelumnya menjuarai tingkat Asia Tenggara dan tingkat nasional. Apa yang dilakukan Beatrix menunjukkan bahwa anak-anak Indonesia dengan gangguan dengar bisa bebas mendengar, bebas berbicara dan bisa meraih mimpi mereka. Di video lomba itu, Beatrix Purba terlihat sangat piawai memainkan piano dan bernyanyi, yang seharusnya untuk anak dengan gangguan dengar akan sulit untuk dilakukan. “Ini menjadi bukti bahwa solusi gangguan pendengaran seperti cochlear implant berperan penting untuk perkembangan bicara anak dengan gangguan dengar,” jelas Trista.
Source: Jawa Pos May 11, 2021 08:48 UTC