Balmas mengungkapkan, dalam banyak kasus VPN, terutama VPN gratis, jaringan itu membuat pengguna terbuka terhadap virus dan berpotensi melanggar privasi. "Kami menguji 150 aplikasi VPN Android gratis teratas dan menemukan bahwa banyak yang memiliki masalah keamanan dan kinerja yang serius," kata dia. "Bukan hanya aplikasi VPN Android gratis yang bermasalah, 20 aplikasi VPN teratas untuk iPhone dan perangkat Android juga menemukan hasil yang sangat mirip," kata Tennent. Seperti dikutip dari laman vpnmentor, riset itu menunjukkan bahwa banyak VPN gratis berisi malware. Studi yang sama juga menemukan bahwa 72 persen VPN gratis menyematkan pelacak pihak ketiga dalam perangkat lunak mereka.
Source: Koran Tempo October 24, 2020 09:22 UTC