REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR — Perubahan iklim kian menekan daya dukung kawasan pesisir dan pulau di Indonesia, terutama melalui kenaikan muka air laut dan peningkatan energi gelombang. Pakar Hidrologi Universitas Hasanuddin Dr Riswal Karamma mengatakan, perubahan iklim memicu perubahan sistem fisik pesisir yang berdampak langsung pada garis pantai dan permukiman. Pendekatan ini mencakup pembangunan struktur keras seperti seawall, revetment, breakwater, groin, dan submerged reef untuk mereduksi energi gelombang, menahan abrasi, serta melindungi permukiman pesisir. Ancaman perubahan iklim terhadap pulau-pulau kecil juga ditegaskan Pemerhati Lingkungan sekaligus Direktur Eksekutif Jurnal Celebes, Mustam Arif. “Artinya ancaman paling nyata yang kita hadapi ke depan adalah naiknya permukaan air laut di pulau-pulau atau wilayah pesisir.
Source: Republika January 06, 2026 15:40 UTC