REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (8/1/2026) sore ditutup melemah seiring dengan aksi profit taking (ambil untung) pelaku pasar pasca terjadinya rally di pasar saham Indonesia. IHSG ditutup melemah 19,33 atau 0,22 persen ke posisi 8.925,46. “Pelemahan IHSG dipicu aksi profit taking setelah reli di saham-saham yang sebelumnya naik cukup cepat,” ujar analis Pasar Modal Indonesia Reydi Octa saat dihubungi di Jakarta, Kamis. Selain itu, Reydi mengatakan IHSG kemungkinan sedikit terdampak dari pengumuman rilis realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 di perdagangan sesi II, meskipun tidak signifikan. Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 844,69 poin atau 1,63 persen ke 51.117,30, indeks Hang Seng melemah 309,63 poin atau 1,17 persen ke 26.149,31, indeks Shanghai melemah 2,79 poin atau 0,07 persen ke 4.082,97, dan indeks Strait Times melemah 8,20 poin atau 0,17 persen ke 4.739,41.
Source: Republika January 08, 2026 13:42 UTC