REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden AS Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan menyerang Iran jika Teheran mulai membunuh para pengunjuk rasa. Pernyataan Trump disampaikan di tengah gelombang protes yang mengguncang Iran sejak bulan lalu akibat memburuknya kondisi ekonomi. Jika mereka melakukannya, kami akan menyerang mereka dengan sangat keras,” kata Trump dalam wawancara dengan The Hugh Hewitt Show, Kamis (8/1). Vance menekankan pentingnya negosiasi terkait program nuklir Iran dan menambahkan bahwa “hal paling cerdas” bagi Teheran adalah melakukan “negosiasi yang nyata” dengan AS mengenai program nuklirnya. Protes dimulai pada 28 Desember di Grand Bazaar Teheran, pusat aktivitas bisnis ibu kota, dipicu oleh anjloknya nilai rial Iran dan memburuknya kondisi ekonomi.
Source: Republika January 09, 2026 15:39 UTC