BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Atmosfer sejarah terasa kental di kawasan Pendopo Garut, Rabu (18/2/2026), saat pameran foto bertajuk “Garut Tempo Doeloe: Jejak Priangan pada Masa Kolonial” digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Garut (HJG) ke-213. Kegiatan ini mengajak masyarakat menyelami kembali wajah Garut pada dekade 1910–1920-an, ketika daerah ini masyhur dengan julukan “Swiss van Java”. Pada masa kolonial, Garut berkembang menjadi kota peristirahatan kaum bangsawan dan pejabat Hindia Belanda. Arsip-arsip tersebut merekam bagaimana identitas Garut dibentuk oleh perpaduan alam, kebijakan kolonial, serta kontribusi masyarakat lokal yang menjadi bagian penting dari perjalanan daerah ini. Menatap kembali potret Garut era 1910–1920-an bukan sekadar mengenang, melainkan memahami perjalanan panjang yang membentuk Garut hari ini dan menginspirasi masa depan.
Source: Koran Tempo February 18, 2026 01:36 UTC