Banyak dari kalangan migran dan pengungsi yang tidak dapat mencari pengobatan CovidREPUBLIKA.CO.ID, JENEWA — Pandemi Covid-19 telah menimbulkan guncangan pada kehidupan pengungsi dan migran di seluruh dunia. Dari survei WHO pun diketahui banyak dari kalangan migran dan pengungsi yang tidak dapat mencari pengobatan Covid-19. Bagi Lili, seorang migran muda Vietnam yang tinggal di Denmark, rasa kesepian telah menjadi konsekuensi terbesar dari pandemi. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyeus mengungkapkan tujuan survei itu adalah untuk mengetahui pengalaman nyata pengungsi dan migran. “Sangat penting bagi semua negara untuk mengurangi hambatan yang mencegah pengungsi serta migran mendapatkan perawatan kesehatan, dan memasukannya ke dalam kebijakan kesehatan nasional,” kata Ghebreyesus.
Source: Republika December 20, 2020 10:18 UTC