Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman ditemui awak media di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis petang, 8 Oktober 2020. Tempo/M Yusuf ManurungTEMPO.CO, Jakarta - Panglima Daerah Militer Jayakarta atau Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menegaskan jika FPI tak bisa main atur seenaknya terkait pemasangan spanduk dan baliho di Ibu Kota. Dudung menyatakan petugas Kodam Jaya akan membersihkan baliho provokatif dan akan menindak tegas oknum yang terlibat mengajak revolusi. Dudung juga menyayangkan ucapan Rizieq yang dianggap menghujat seseorang, padahal seorang kyai atau habib harus menyampaikan ucapan dan tindakan kebaikan. Jaga lisan kita," ujar Pangdam Jaya.
Source: Koran Tempo November 20, 2020 04:18 UTC