REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono, mengaku tidak keberatan perihal personelnya yang mencalonkan diri dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah pada 2018 mendatang. Dalam hal ini, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal Edi Rahmayadi merupakan salah satu jenderal TNI yang akan turun dalam Pemilihan Gubernur Sumatra Utara. Mereka berkarier di tempat kita (TNI), tapi kalau ada yang membutuhkan, negara membutuhkan, rakyat membutuhkan, kenapa tidak, kenapa saya harus halang-halangi," kata Mulyono di SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (27/12). "Kalau tidak sesuai prosedur, nambah dosa, tapi kalau sesuai prosedur mah tidak," kata dia. Tidak masalah, kalau di saya sudah tinggal ke Panglima," kata Mulyono.
Source: Republika December 27, 2017 12:21 UTC