TEMPO/SubektiTEMPO.CO, Jakarta - Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan pendapatnya tentang pengembalian hak tentara dalam pemilihan umum tak bisa diartikan gamblang. Menurut dia, anggota TNI memang belum siap diberi hak politik untuk menyalurkan hak pilihnya. Gatot mengatakan keputusan mengenai pemberian hak politik kepada TNI hanya dipegang Dewan Perwakilan Rakyat. Sebab, pemberian hak politik dinilai berpotensi memecah belah soliditas TNI. Gatot sempat menyatakan harapannya agar TNI memiliki hak politik yang sama seperti warga sipil.
Source: Koran Tempo October 04, 2016 14:13 UTC