Mudik tahun ini begitu terasa istimewa karena selama dua tahun sebelumnya, mudik sangatlah muskil dilakukan karena pageblug Covid-19 yang merajalela. Para “pejuang rindu” begitu mendamba bisa berkumpul dengan orang-orang yang dirindukan di kampung halaman. Para pemudik tahun 2022 ini sangat pas jika disebut sebagai pejuang rindu. Bayangkan 80 juta “pejuang rindu” harus berjibaku mengalami kemacetan berjam-jam dan perjalan panjang hingga tiba di kampung halaman. Dengan jumlah pejuang rindu yang mudik tahun ini tembus 80 juta jiwa, identik dengan pergerakan “wira-wiri” serentak hampir tiga kali lipat – bahkan lebih - keseluruhan penduduk Benua Australia.
Source: Jawa Pos May 04, 2022 06:34 UTC