ANTARA/Akbar Nugroho GumayTEMPO.CO, Jakarta – Sejumlah kalangan mempertanyakan apakah langkah partai politik penolak hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi konsisten dengan sikapnya. Namun beberapa partai penolak hak angket KPK, seperti Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), membantah tudingan tersebut. Baca juga:Pengamat: Partai Penolak Hak Angket KPK Jangan-jangan PencitraanBambang Widjojanto Tunjukkan Kasus-kasus Layak Hak Angket DPRSebelumnya, pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing, mengatakan, “Jangan-jangan hanya sebagai pencitraan demi agenda politik.” Ia menjelaskan, dalam waktu dekat, ada pilkada di beberapa daerah dan kemudian pilpres 2019. Baca pula:Usul Hak Angket KPK, Mayoritas Fraksi di DPR MenolakHak Angket KPK, DPR Dinilai Tak Memahami Undang-UndangKetua Gerindra Sodik Mudjahid membantah tudingan bahwa penolakan yang dilakukan partainya merupakan suatu pencitraan. Adapun Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan partainya menolak hak angket, dan anggota yang menjadi inisiator telah mencabut tanda tangannya.
Source: Koran Tempo May 02, 2017 04:25 UTC