JAKARTA, KOMPAS.com - Meski pertumbuhan ekonomi melemah (slow down) dalam beberapa tahun terakhir, dua pasar properti Jakarta dan Surabaya dinilai paling aktif. Dari total penjualan Rp 7,2 triliun, lebih dari separuh berasal dari penjualan properti di Jakarta, dan Surabaya. Masing-masing kedua kota ini mencatat penjualan 33 persen, dan 36 persen. "Jakarta dan Surabaya itu tulang punggungnya proyek-proyek kota baru kami misalnya Citra Raya, Citra Garden, Citra Land City Surabaya. Sementara berdasarkan jenis produk, sebanyak 76 persen properti Ciputra yang terjual adalah rumah tapak, 15 persen apartemen, dan 9 persen perkantoran.
Source: Kompas January 20, 2017 04:24 UTC