Para ahli bedah rongga dada (toraks) di Rumah Sakit Umum Toronto, University Health Network, Kanada, mengambil paru-paru seorang ibu yang sekarat. Wanita itu mampu bertahan hidup selama enam hari dan kini tengah menunggu transplantasi paru-paru baru. Setelah berdiskusi dengan keluarga pasien, tim dokter di rumah sakit itu memberi solusi yang tak pernah dilakukan sebelumnya. Mereka akan mengambil paru-paru pasien, menopangnya dengan alat pendukung kehidupan canggih, sambil menunggu kondisinya cukup memadai untuk dilakukan transplantasi paru-paru. Saat artikel ini ditulis, 27 Januari 2017, Melissa sudah enam hari hidup tanpa paru-paru di tubuhnya.
Source: Koran Tempo January 31, 2017 11:36 UTC