REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Kepolisian Filipina memecat seorang kepala sebuah kantor kepolisian di Manila, Jumat (29/4), serta meluncurkan penyelidikan terkait penemuan bilik rahasia, yang secara ilegal digunakan untuk menahan tanpa dakwaan para tersangka penjahat narkoba. Penemuan bilik tersebut akan semakin mempertanyakan kinerja Kepolisian Nasional Filipina (PNP). PNP saat ini menuai kecaman terkait serangkaian dugaan penyelewengan kekuasaan dalam perang terhadap narkoba yang dilancarkan Presiden Rodrigo Duterte. Kepala kepolisian wilayah, Oscar Albayalde mengatakan, kepala kantor polisi Tondo telah dipecat dan penyelidikan sedang dilakukan. Juru bicara kepresiden, Ernesto Abella, memuji kepolisian karena bertindak tegas dengan memecat kepala kantor polisi tersebut.
Source: Republika April 29, 2017 00:00 UTC