REUTERS/Mohammad IsmailTEMPO.CO, Jakarta - Beberapa pelajar perempuan di Afghanistan pada Sabtu, 18 September 2021, kembali ke sekolah dengan sistem pemisahan gender di kelas. Namun tidak sedikit pula murid perempuan yang masih waswas untuk kembali bersekolah, termasuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Kelompok radikal itu sudah berjanji anak-anak perempuan Afghanistan bisa belajar, namun ruang kelasnya dipisahkan antara laki-laki dan perempuan. Guru laki-laki hanya mengajar untuk murid laki-laki dan guru perempuan mengajar untuk murid perempuan juga,” kata Nazife. Pada Jumat, 17 September 2021, Kementerian Pendidikan Afghanistan mengatakan murid laki-laki di SMP bisa segera bersekolah, namun untuk pelajar perempuan belum diputuskan.
Source: Koran Tempo September 19, 2021 03:00 UTC