Pelaku Penembakan duduk tanpa ekspresi saat didakwa dengan tuduhan pembunuhan. REPUBLIKA.CO.ID, CHRISTCHURCH -- Seorang ekstremis yang menembaki jamaah secara membabi buta di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru muncul untuk pertama kalinya di persidangan. Brenton Tarrant (28 tahun), pria kelahiran Australia ini muncul di pengadilan pascapenembakan yang menewaskan 49 jamaah di masjid. Brenton duduk tanpa ekspresi saat hakim membacakan tuduhan pembunuhan kepadanya. "Saya dapat memberi tahu Anda satu hal sekarang, undang-undang senjata kami akan berubah," kata Ardern kepada wartawan.
Source: Republika March 16, 2019 02:43 UTC