REPUBLIKA.CO.ID, ORLANDO -- Pelaku penembakan di kelab malam Pulse, Orlando, Florida, Amerika Serikat (AS) Omar Mateen diduga bertemu dengan kekasih pria di sebuah hotel sebelum kejadian. Dalam penembakan di kelab malam gay tersebut, sebanyak 49 orang tewas. Ia mengaku pembantaian di kelab malam tersebut bukanlah sebuah tindakan terorisme, namun balas dendam terhadap orang-orang yang mengecewakan mereka. Mateen diduga juga sempat membawa rompi bom dan memakaikannya kepada sandera. Pria tersebut diduga adalah mantan kekasih Mateen.
Source: Republika June 23, 2016 20:15 UTC