JawaPos.com – Permintaan maaf itu meluncur dari mulut pelajar SMA yang terlibat penganiayaan terhadap AU, seorang siswi SMP, di Mapolresta Pontianak kemarin sore (10/4). Satu di antara tujuh pelajar yang dihadirkan di mapolresta kemarin juga mengaku telah menjadi korban atas tuduhan yang keliru. Menurut keterangan salah seorang tersangka, penganiayaan itu bermotif sakit hati. Sebelum memberikan keterangan di mapolresta, keluarga dan para pelaku penganiayaan mendatangi kantor KPPAD Kalbar untuk meminta perlindungan. Atensi PresidenPresiden Joko Widodo (Jokowi) turut memberikan perhatian pada kasus penganiayaan AU.
Source: Jawa Pos April 11, 2019 02:15 UTC