Ribuan pegawai di lingkungan Pemprov Maluku Utara memilih tidak masuk kantor. Pegawai yang masuk kantor pun bukan pula memberi pelayanan, tapi hanya sekadar mengisi tanda bukti hadir dengan fingerprint. Dari total 4.000 lebih pegawai, jumlah pegawai yang ngantor tidak lebih dari 100 orang. Sementara itu, pegawai yang berkantor hanya di ruangan inspektorat dan biro pemerintahan. Yang tampak hanya pegawai di ruangan inspektorat.
Source: Jawa Pos October 24, 2017 02:48 UTC