Keputusan yang juga krusial, klub diizinkan hanya membayar maksimal 25 persen gaji pemain dan pelatih untuk Maret, April, Mei, dan Juni. ”Kami para pelatih bisa mengerti dan memahami kondisi yang dihadapi PSSI, PT LIB (Liga Indonesia Baru), klub, dan juga jalannya kompetisi,” kata Ketua Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) Yeyen Tumena. Meski bisa memahami situasi yang ada dan menghormati keputusan PSSI, tebersit harapan dari mereka agar ada sedikit perubahan soal pembayaran gaji. Terutama untuk pembayaran gaji bulan Maret. Ada harapan pembayaran gaji Maret tidak disamakan dengan bulan berikutnya.
Source: Jawa Pos March 29, 2020 04:41 UTC