Vaksin Pfizer, Moderna, dan AstraZeneca telah dinyatakan bebas gelatin babi. Di lain sisi, sejumlah perusahaan telah bekerja selama bertahun-tahun untuk mengembangkan vaksin bebas babi. Namun, permintaan rantai pasokan yang ada, biaya dan umur simpan yang lebih pendek dari vaksin yang tidak mengandung gelatin babi sangat terbatas. Sekretaris Jendaral British Islamic Medical Association, Salman Waqar, menyatakan, gelatin babi kemungkinan akan terus digunakan di sebagian besar vaksin selama bertahun-tahun. Profesor di University of Sydney, Dr Harunor Rashid, menyatakan, dalam perdebatan sebelumnya muncul kondisi diperbolehkan penggunaan gelatin babi dalam vaksin.
Source: Republika December 20, 2020 14:13 UTC