Musababnya, menurut pelaksana tugas Sekretaris Jenderal DPR Damayanti, hasil sayembara desain pembangunan gedung baru DPR tidak seperti yang diinginkan lembaganya. Satu setengah tahun setelah sayembara, polemik pembangunan gedung baru DPR kembali muncul. Rinciannya adalah Rp 320 miliar untuk pembangunan gedung dan Rp 281 miliar sisanya untuk alun-alun demokrasi. Baca: DPR Minta Gedung Baru, Menteri PUPR Bentuk Tim Audit Gedung LamaWakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengungkapkan, perlu waktu lama untuk memperoleh persetujuan pemerintah ihwal dana pembangunan gedung DPR. Menurut Taufik, nantinya perencanaan maupun pembangunan gedung akan diserahkan ke pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Source: Koran Tempo October 26, 2017 00:56 UTC