“Saya percaya bahwa seiring pulihnya belanja masyarakat akan turut mendukung peningkatan penjualan furnitur, baik untuk ekspor maupun pasar dalam negeri,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta kemarin. Misalnya, Centre for Industrial Studies (CSIL) memproyeksikan konsumsi furnitur global pada tahun ini akan tumbuh sebesar 3,9 persen. Meskipun demikian, industri furnitur dan kerajinan masih menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan usahanya. Dengan demikian, kinerja ekspor industri furnitur dan kerajinan menjadi tidak optimal dan daya saing pelaku usaha nasional di mata dunia melemah,” ujar Ketua Presidium HIMKI Abdul Sobur. “Pembatalan atau penundaan order itu menghasilkan ketidakpastian bagi industri furnitur dan kerajinan dan sangat mengganggu cash flow perusahaan,” urainya.
Source: Jawa Pos August 22, 2022 02:41 UTC