REPUBLIKA.CO.ID, GARDEZ -- Pemberontak Taliban merebut sebuah wilayah di Afghanistan timur, membunuh dan melukai puluhan polisi dan tentara serta mengancam jalur penting mengarah ke Pakistan, kata pejabat pada Sabtu. Abdul Rahman Solamal, gubernur Jani Khel di provinsi Paktia mengatakan, setelah pertempuran besar, pasukan keamanan mundur dari wilayah itu, yang terletak di persimpangan menghubungkan delapan wilayah dan yang menghubungkan Paktia dengan provinsi Khost serta Pakistan. "Wilayah kami dikepung Taliban hampir lima hari," kata dia kepada Reuters, "Ratusan anggota mereka menyerang pos pemeriksaan kami semalam." Tidak ada informasi langsung memastikan jumlah korban itu dari pihak Taliban. "Sekitar 36 dari 407 wilayah di negara itu berada di bawah kekuasaan atau pengaruh pemberontak, sementara 104 wilayah lain dinilai "berbahaya", kata SIGAR.
Source: Republika August 27, 2016 12:33 UTC