MAJALENGKA, KOMPAS.com - PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) menyatakan, tantangan terberat dalam pembangunan Bandara Kertajati Majalengka, Jawa Barat yakni pembiayaan. Sisanya 30 persen atau Rp 630 miliar akan dibiayai dari pinjaman perbankan. Sampai saat ini, kami masih disokong oleh pemegang saham yakni Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat ," ujar Virda dalam dalam konferensi pers di Kantor BIBJ Majalengka, Jawa Barat, Senin (13/2/2017). Sisanya, sebesar Rp 720,3 miliar atau 49 persen akan ditawarkan kepada investor melalui reksa dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Progres pembangunan Bandara Kertajati Majalengka hingga 5 Februari 2017 telah mencapai 30,09 persen.
Source: Kompas February 13, 2017 14:14 UTC