REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mempersilakan pemerintah daerah menerjemahkan implementasi penguatan pendidikan karakter (PPK) sesuai kearifan lokal daerahnya. "Saya kira sesuai ketentuannya PPK, ini kan memberikan semacam ruang kreativitas ke daerah," kata Staf Ahli Mendikbud bidang Pembangunan Karakter Arie Budhiman kepada Republika, Senin (9/10). Arie mencontohkan, Bandung dan Sukabumi di Jawa Barat adalah dua daerah yang menerjemahkan PPK dalam konteks religi melalui gerakan Magrib mengaji. Arie menegaskan pembinaan karakter terjadi sepanjang dan setiap waktu. "Orang tua memungkinkan anak tumbuh karakternya," kata Arie.
Source: Republika October 09, 2017 16:30 UTC