REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Sudan menyatakan keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mencabut sanksi AS atas Sudan secara penuh dan definitif, sebagai perkembangan penting dalam sejarah hubungan kedua negara. Ia berkata, Sudan bercita-cita membangun kembali hubungan normal dan dapat terus berkembang dengan Amerika Serikat. Namun, kata dia, hal itu tentu menuntut penghapusan nama Sudan dari daftar negara yang menjadi sponsor terorisme karena hal itu tidak relevan dengan Sudan; penghentian langkah-langkah negatif atas Sudan yang diambil dan didukung oleh institusi-institusi Amerika di tingkat Internasional; serta pengambilan tindakan positif untuk memungkinkan Sudan mendapatkan keringanan hutang, seperti kasus yang menimpa banyak negara dengan kondisi pembangunan serupa. "Sudan ingin mengucapkan terima kasih kepada semua negara dan organisasi yang mendukung upaya pencabutan sanksi ekonomi Amerika Serikat atas Sudan, terutama Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, Oman, Mesir, Ethiopia, Liga Arab, Uni Afrika, Organisasi Kerjasama Islam, Parlemen Afrika dan Arab dan organisasi IGAD," kata dia. Selain itu, Negeri Dua Sungai Nil itu juga ingin mengucapkan terima kasih kepada negara-negara sahabat yang terus mendukung upaya dan sikap Sudan dalam rangka mencabut sanksi ekonomi ini.
Source: Republika October 09, 2017 16:18 UTC