TEMPO.CO, - Pemerintah tandingan Myanmar (NUG) menyatakan tidak lagi percaya pada upaya ASEAN untuk mengakhiri krisis politik di negara itu. Hal ini mereka sampaikan saat petinggi ASEAN bertemu dengan pemimpin junta Jenderal Min Aung Hlaing di ibu kota Naypyitaw Jumat kemarin. Ketua ASEAN Erywan Yusof dan Sekretaris Jenderal Lim Jock Hoi, keduanya dari Brunei Darussalam, bertemu pemimpin junta Min Aung Hlaing seperti dilaporkan Myawaddy TV, televisi yang dikelola militer. Kunjungan tersebut disebut bagian dari konsensus lima poin yang dicapai pada pertemuan para pemimpin ASEAN di Jakarta pada akhir April, yang dihadiri oleh Min Aung Hlaing, dan dirayakan oleh ASEAN sebagai sebuah terobosan. Baca juga: Pemerintah Bayangan Myanmar Minta Rohingya Ikut Bertarung Melawan JuntaSumber: REUTERS
Source: Koran Tempo June 05, 2021 11:26 UTC