REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi pengusaha ritel Indonesia (Aprindo) mengharapkan stimulus dari pemerintah untuk memacu daya beli masyarakat yang tengah anjlok. Ketua Umum Aprindo Roy Mandey mengatakan, satu stimulus yang amat penting untuk merangsang daya beli yakni stabilnya harga energi. Sebaliknya, jika satu saja di antara jenis energi tersebut harganya naik, maka daya beli akan semakin turun. Ia berharap tak ada penarikan pajak baru yang berpotensi menggerus daya beli masyarakat. Berdasarkan data Aprindo, daya beli masyarakat Indonesia tengah anjlok sejak awal tahun.
Source: Republika June 30, 2017 11:37 UTC