Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah harus menyediakan layanan digital menggunakan big data untuk meningkatkan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia (PMI). Di sinilah pentingnya big data itu,” kata Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo, kepada SP, Selasa (28/1/2020). Kepala Bagian Pemberitaan Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Edi Puji, ketika dikontak, mengatakan, permintaan Migrant Care itu tidak berlebihan. Wahyu mengatakan, menjawab tantangan yang muncul bersamaan dengan era digital, Migrant Care mengupas proyeksi isu PMI dalam analisis berbasis data melalui laporan “Migrant Care Outlook 2020” di Jakarta, Senin (27/1/2020). Wahyu berharap Migrant Care Outlook 2020 akan digunakan sebagai basis data bagi masyarakat sipil dan pemerintah untuk mengurai permasalahan terkait PMI.
Source: Suara Pembaruan January 28, 2020 11:48 UTC