NAIROBI, KOMPAS.com - Pemerintah Kenya melarang pernikahan yang digelar pada malam hari di kota Mombasa karena kerap menjadi sasaran penjahat. Pejabat pemerintah Kenya mengatakan, keputusan diambil setelah terjadi peningkatan serangan kelompok kriminal bersenjata pisau di kota itu. Upacara pernikahan di Mombasa dapat berlangsung selama lima hari, termasuk pesta yang diadakan sampai larut malam. Langkah ini diambil setelah terjadi penyerangan terhadap sekelompok perempuan yang pulang dari sebuah acara pernikahan yang digelar malam hari. Wartawan BBC di Mombasa, Ferdinand Omondi, melaporkan polisi baru-baru ini melancarkan operasi keamanan dan sejumlah penjahat telah ditembak mati.
Source: Kompas August 18, 2016 14:48 UTC