JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mengkaji besaran tarif batas atas dan batas bawah untuk angkota online. Menurutnya, kebijakan kuota itu untuk menciptkan keteraturan. Seandainya terjadi over suplly, kemungkinan banyak yang merugi, baik yang online maupun konvensional. "Diatur batas atas dan batas bawahnya, nanti ada batas dasarnya. Persoalan tarif dan kuota, tidak hanya di Jabar saja.
Source: Jawa Pos April 20, 2017 03:33 UTC