JawaPos.com – Pilihan melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan bersekolah tatap muka masih menjadi polemik saat ini. Bahkan, Surabaya yang merupakan bagian Jawa Timur juga berbeda pendapat terkait hal tersebut, di mana kota itu lebih memilih PJJ ketimbang tatap muka. Harusnya sama, karena pertimbangan masuk atau tidak itu kan bukan soal usia atau jenjang sekolah, tapi apakah zona ini aman atau tidak,” tambahnya. Maka dari itu, jangan paksakan kepala daerah mementingkan wilayahnya sendiri dan menimbulkan silang pendapat. “Jadi rakyat itu tidak penting silang pendapat, tapi yg terpenting adalah bagaimana anak-anak bisa sekolah aman untuk bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas,” imbuh dia.
Source: Jawa Pos August 20, 2020 09:56 UTC