JawaPos.com - Garam impor asal Australia sudah tiba di Indonesia sejak hari ini di pelabuhan Ciwandan, Banten. Kedatangan garam tersebut sempat dikhawatirkan akan mengganggu produksi petani garam yang tengah meningkat, khususnya di kawasan Madura. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengaku impor garam tersebut tidak menggangu para petani garam. Menurut dia, impor yang dilakukan pemerintah hanya sebagai stimulus dalam mendorong produksi garam dalam negeri. Selain itu, impor tersebut digunakan untuk menutup produksi yang kurang.
Source: Jawa Pos August 10, 2017 13:30 UTC