REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Proses divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia masih belum tuntas. Sebab, pembelian saham perusahaan tambang emas di Papua itu masih terkendala harga yang belum menemukan kecocokan baik dari pemerintah maupun Freeport. Ia juga menuturkan holding BUMN akan menangani divestasi ini, yang saat ini tengah dalam proses pembuatan holding. ''Karena pada dasarnya akan mengambil itu Inalum nanti akan jadi holding, dan inshaallah ini selesai akhir Desember,'' jelasnya. Namun yang akan diselesaikan lebih dulu adalah holding BUMN tambang, setelah itu baru diselesaikan pembentukkan holding BUMN migas.
Source: Republika September 21, 2017 03:45 UTC