REPUBLIKA.CO.ID, ALBANIA -- Islam ditegakkan di Albania di bawah pemerintahan Ottoman yang berlangsung lebih dari 400 tahun, dari akhir abad ke-15 hingga 1912, ketika Albania menyatakan kemerdekaannya. Menurut buku Denyut Islam di Eropa, kematian Skanderberg mendorong Islamisasi secara menyeluruh di Albania. Untuk menjamin kelangsungan masyarakatnya, Ottoman menerapkan hukum Islam di seluruh Albania dan Balkan. William of Wied, pangeran katolik didaulat sebagai Raja Albania Selepas Perang Balkan, Perang Dunia I melenyapkan harapan Albania untuk menjadi negara stabil di bawah prinsip-prinsip Islam. Perlahan tapi pasti, masyarakat Islam yang kehilangan keistimewaan warisan Ottoman mulai terserap ke dalam komunisme.
Source: Republika October 24, 2016 01:51 UTC