Tirto mengaku melakukan kesalahan fatal yaitu memotong kalimatREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berkaitan dengan ramainya informasi seputar meme di sosial media terkait debat Cawapres 2019 yang dirilis oleh Tirto.id, redaksi menyampaikan permintaan maaf karena melakukan beberapa kesalahan fatal. Berdasarkan rilis yang diterima Republika.co.id, Pemimpin Redaksi Tirto.id, Sapto Anggoro menjelaskan pihaknya melakukan kesalahan fatal berupa secara gegabah memotong sebuah kalimat. Seperti penggalan kalimat "Zina bisa dilegalisir". Bukan hanya itu, penggalan kalimat “zina [bisa] dilegalisir” yang dihadirkan secara visual dalam bentuk meme bahkan seolah-olah menjadi pernyataan Maruf Amin. Revisi meme itu dibagikan di akun @tirtoid disertai permohonan maaf yang tepatnya berbunyi: “Visual ini memperbaiki kekeliruan sebelumnya yang memotong konteks ucapan Maruf Amin yang hendak mengklarifikasi hoaks.
Source: Republika March 18, 2019 17:59 UTC