tbo.comTEMPO.CO, Jakarta - Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Makassar, Chaidir Madja, menyatakan guru dan siswa sekolah tersebut memilih mogok belajar untuk menyikapi insiden pemukulan guru oleh orang tua salah satu siswa. Pemukulan itu dipicu tindakan guru yang diduga telah memukul MAS di ruang kelas. Chaidir menuturkan Dasrul adalah guru yang paling sabar di sekolah itu. Chaidir berujar, semua guru dan siswa akan memberikan dukungan moril kepada Dasrul. "Beliau guru yang baik, sabar, dan tidak pernah marah," kata seorang siswa bernama Maulid Mahaputra.
Source: Koran Tempo August 11, 2016 01:47 UTC