Israel berencana mencaplok Lembah Yordan di Tepi Barat. REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat mengatakan rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mencaplok Lembah Yordan di Tepi Barat berpotensi menimbulkan gejolak di Timur Tengah. Erekat mengungkapkan, Netanyahu telah mengutarakan niatnya untuk mencaplok Lembah Yordan. Pada masa kampanye tahun lalu, guna melambungkan perolehan suara Likud Party dalam pemilu Israel, Netanyahu mengumbar janji untuk menganeksasi Lembah Yordan dan Laut Mati Utara. Lembah Yordan, yang merupakan area tanah subur, adalah rumah bagi sekitar 65 ribu warga Palestina.
Source: Republika January 19, 2020 03:56 UTC