Penceramah memiliki peran penting dalam deradikalisasi. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penceramah diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi digital agar lebih aktif hadir dalam deradikalisasi melalui dunia maya atau media sosial. "Orang awam tentu sulit membedakan hadist shahih atau palsu, di sini penceramah sangat berperan memberikan pencerahan ajaran Islam yang benar," ujarnya. "Ini salah satu contoh masih terbatasnya keterlibatan penceramah atau mereka yang paham hukum Islam dalam dunia digital untuk memberikan pencerahan," ujarnya. Acara untuk kompetensi penceramah agama ini melibatkan 70 peserta, sebelumnya juga digelar kegiatan yang sama di Tarakan pada 15 Oktober 2020.
Source: Republika October 27, 2020 00:45 UTC