JAKARTA, KOMPAS.com – Langkah Presiden Joko Widodo mencopot Arcandra Tahar dari jabatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, dinilai tepat. Menurut Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro, profesionalisme seseorang di dalam memimpin kementerian dan lembaga memang penting. Namun, ada hal lain yang juga perlu diperhatikan Presiden. Untuk itu, kata dia, dibutuhkan sosok menteri yang tak hanya profesional di dalam mengelola sektor tersebut, tetapi juga bagaimana komitmen mereka di dalam memakmurkan masyarakat. Baca juga: Posisi Menteri ESDM Krusial, Jokowi Disarankan Tak Tunjuk Pengganti Arcandra dari ParpolArcandra sebelumnya dicopot secara hormat sebagai Menteri ESDM setelah kedapatan mengantongi paspor Amerika Serikat.
Source: Kompas August 20, 2016 05:48 UTC