REPUBLIKA.CO.ID, TRIPOLI -- Pemerintah Libya sepakat mengumumkan bahwa aplikasi pendaftaran haji secara daring akan dimulai 29 Maret. Dari jumlah pendaftaran, pemerintah setempat akan melakukan undian untuk menentukan siapa saja yang berhak menunaikan haji tahun ini. Kuota haji Libya diperkirakan akan kembali ke angka 7.000 orang tahun ini. Otoritas berwenang di timur menolak berkolaborasi dalam aplikasi pendaftaran haji dari wilayah barat. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi hanya mrngakui satu badan Libya untuk memproses pendaftaran.
Source: Republika March 25, 2017 13:30 UTC