REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL — Pejabat Partai Buruh Korea Utara dan militer setempat mengadakan demonstrasi terpisah. Unjuk rasa ini untuk mendukung pernyataan pemimpin Kim Jong-un yang jarang terjadi terhadap Amerika Serikat. Trump melontarkan ancaman itu di Sidang Umum PBB menyusul program nuklir dan misil di Korea Utara. Para pendukung Kim Jong-un ini juga menyebut Trump sebagai ‘penjahat fanatik, ‘orang tua gila yang punya masalah mental', dan "gangster suka bermain api." Mereka mengatakan bahwa ucapan Trump yang keras sama saja dengan "deklarasi perang yang paling ganas" terhadap Korea Utara.
Source: Republika September 23, 2017 17:37 UTC