REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengungkap ceritanya nyaris diperas oleh anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gadungan. Kasus itu bermula saat Sahroni dihubungi seseorang yang mengaku sebagai bagian dari tim KPK dan meminta uang hingga Rp300 juta. "Yang ingin saya sampaikan langsung, ini berawal dari permintaan seseorang yang mengatasnamakan tim KPK dengan jumlah uang Rp300 juta," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu. Setelah dipastikan sebagai modus penipuan, dilakukan koordinasi antara KPK dan Polda Metro Jaya untuk melakukan penindakan. Dalam proses tersebut, Sahroni diminta bekerja sama dengan menyerahkan uang sebagai bagian dari strategi penangkapan.
Source: Republika April 11, 2026 12:31 UTC