Tapi, apa jadinya jika kita traveling dengan berkebaya? Rahmi Hidayati, Ketua Gerakan Perempuan Berkebaya Indonesia menceritakan pengalamannya menjelajahi setiap tempat di tanah air dan luar negeri dengan berkebaya. Saat ia pertama kali mendaki Gunung Gede di Jawa Barat dan dilantik Mapala UI, ia mengenakan kebaya untuk bagian atasan dan kain sebagai bawahan. "Saya juga ikut Jambore Mapala UI tahun 1989 dengan berkebaya, melakukan pendakian ke gunung di Papua bersama Norman Edwin waktu itu," ujarnya mengisahkan. Ketika mendaki Gunung Batur dan Gunung Semeru pun, Rahmi tetap setia memakai kebaya dan kain.
Source: Kompas September 05, 2020 14:47 UTC