Sebab, Muhaimin ingin memajukan Saifullah Yusuf, bukan Khofifah," ujar pengamat politik dari Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago kepada Republika.co.id, Rabu (9/8). Pangi mengatakan, berdasarkan penglihatannya, PKB memang lebih nyaman mengusung Saifullah Yusuf ketimbang Khofifah. Apabila Khofifah mendapatkan izin dari Presiden Joko Widodo untuk mundur demi maju pada Pilkada Jatim, itu bisa dianggap bunuh diri oleh Muhaimin dan dapat mengadang Saifullah Yusuf. "Kalau kita lihat bentangan emperis pilkada Jatim sebelumnya, Khofifah kan hanya kalah tipis dari Gubernur Jawa Timur sekarang, yaitu Soekarwo," kata Pangi. Apabila Khofifah kembali maju dalam Pilkada Jatim, Pangi menyatakan, itu dapat membuat Saefullah Yusuf menyerah tanpa syarat.
Source: Republika August 09, 2017 11:15 UTC