REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Pakar keamanan siber Pratama Persadha menyarankan pengelola ojek online (daring) memperketat verifikasi pendaftaran supaya tidak terjadi lagi kasus order fiktif. Sebelumnya, media sosial di Tanah Air ramai menginformasikan order fiktif makanan lewat Go-Send, salah satu layanan milik Go-Jek. Kedua, terkait respons akan laporan order fiktif yang sangat lambat. "Verifikasi dengan identitas KTP harus juga diikuti integrasi dengan sistem KTP elektronik," katanya. Selain mencegah order fiktif, lanjut dia, juga sebagai langkah preventif para begal kendaraan bermotor melakukan order untuk menyasar driver ojek online sebagai korban.
Source: Republika July 09, 2017 09:45 UTC