REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia semakin serius menangkap peluang industri semikonduktor sebagai sektor strategis bernilai tinggi yang dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi. Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya untuk memperkuat industri berbasis teknologi tinggi, termasuk semikonduktor, sebagai fondasi penting menuju transformasi industri dan kemandirian teknologi nasional. Tanpa penguasaan teknologi semikonduktor, daya saing industri nasional akan sulit melompat ke level yang lebih tinggi. Artinya, permintaan semikonduktor sangat besar dan akan terus meningkat seiring percepatan elektrifikasi, digitalisasi, dan pengembangan kecerdasan buatan yang sedang masif. Nilai impor semikonduktor Indonesia melonjak hampir dua kali lipat, dari 2,33 miliar dolar AS pada 2020 menjadi 4,87 miliar dolar AS pada periode Januari hingga November 2025.
Source: Republika February 14, 2026 17:33 UTC