REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Kepolisian Turki mengeluarkan 187 surat penangkapan dan melakukan penggerebekan sekitar 200 rumah serta kantor bisnis, Kamis (18/8). Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan dirinya hendak mematahkan segala bisnis yang terkait dengan Fethullah Gulen. Erdogan mencurigai banyak pengusaha terkemuka di Turki yang menjadi penyokong dana dari upaya kudeta tersebut. Awal pekan ini, polisi melakukan penggeledahan pada sebuah kantor ritel nasional dan perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan serta teknologi. Sekitar 79 ribu orang juga telah diberhentikan dari jabatan di lembaga negara, termasuk militer, polisi dan pegawai negeri.
Source: Republika August 18, 2016 13:07 UTC